22 Warga Palestina Meninggal
Serangan Israel di Gaza dok.anadoluagency
GAZA — Sebanyak 22 warga Palestina meninggal pada Sabtu (22/11/2025) dalam serangkaian serangan udara Israel yang menghantam rumah-rumah dan sebuah kendaraan di beberapa wilayah Jalur Gaza.
Serangan ini merupakan sebuah pelanggaran baru terhadap gencatan senjata yang telah berlaku pada 10 Oktober.
Melansir Anadolu Agency, Juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Bassal mengatakan, perempuan, anak-anak, dan lansia termasuk di antara korban dalam serangan yang menghancurkan seluruh bangunan tersebut.
Ia mengatakan, lima orang meninggal dan lainnya luka-luka setelah serangan pesawat tak berawak Israel yang menargetkan sebuah kendaraan sipil di dekat Persimpangan Abbas di Kota Gaza bagian barat.
Di kota yang sama, empat warga Palestina wafat ketika serangan Israel menghantam sebuah rumah di Jalan al-Labbabidi.
Di Jalur Gaza bagian tengah, Bassal mengatakan, dua warga Palestina meninggal dan lainnya luka-luka ketika serangan Israel menghantam sebuah rumah di dekat Masjid Bilal bin Rabah di Deir al-Balah bagian barat.
Di kamp pengungsi Nuseirat, tiga warga Palestina meninggal ketika serangan Israel menghantam sebuah rumah di sebelah Rumah Sakit Al-Awda.
Di Nuseirat, tujuh warga Palestina meninggal setelah serangan Israel menghantam sebuah rumah di Kamp 2.
Sementara Bassal tidak merinci di mana korban meninggal tambahan itu terjadi.
Selain itu, petugas medis menyatakan, pasukan Israel juga menembak dan melukai tiga warga Palestina di dekat kamp al-Bureij di Gaza tengah dan Jabalia di utara.
Tentara Israel mengklaim dalam sebuah pernyataan bahwa pasukannya telah menghabisi seorang pria bersenjata setelah ia diduga melewati garis kuning.
Saat fajar, pasukan Israel juga melancarkan serangan di wilayah timur al-Bureij dan Deir al-Balah, serta Rafah timur dan Khan Younis di selatan.
