5 Februari 2026

33 orang Tewas dalam Serangan Bom di RS Myanmar

0
thumbs_b_c_b2486a8be8b55c9a7712bf020125cc86

dok.anadoluagency

SITTWE — Sebanyak 33 orang tewas setelah pasukan junta mengebom sebuah rumah sakit di negara bagian Rakhine, Myanmar, pada Rabu (10/12/2025).

Melansir Anadolu Agency, serangan terjadi pada Hari Hak Asasi Manusia Internasional itu melukai 76 orang. Ini termasuk 27 orang dalam kondisi kritis.

Warga menyatakan, sebuah jet junta menjatuhkan dua bom seberat 226 kilogram (500 pon) di sebuah rumah sakit umum di kota Mrauk-U.

Komite Perwakilan Pyidaungsu Hluttaw (CRPH), mantan anggota parlemen yang mewakili parlemen Burma terpilih terakhir, mengutuk serangan tersebut. Mereka menyatakan, bahwa waktu serangan tersebut semakin menyoroti kejahatan yang telah lama dilakukan oleh kudeta militer.

“Kami mengutuk keras tindakan tidak manusiawi junta militer yang kejam yang mencoba mendapatkan legitimasi melalui pemilihan palsu. Tindakan ini hanya semakin menyoroti kejahatan yang telah lama dilakukan oleh kudeta militer,” tulis kelompok tersebut melalui X.

Adapun bentrokan etnis telah memperparah krisis kemanusiaan Myanmar. Ini karena negara itu masih dilanda konflik sipil hampir empat tahun setelah kudeta militer Februari 2021.

Pengambilalihan kekuasaan oleh militer pada 2021 menggulingkan pemerintahan terpilih yang dipimpin oleh Liga Demokrasi Nasional pimpinan Aung San Suu Kyi. Kemudian menjerumuskan negara itu ke dalam lebih dari empat tahun pemerintahan darurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *