16 Januari 2026

57.000 Perempuan jadi Kepala Rumah Tangga di Gaza

0
thumbs_b_c_09a7484347c5d068a13e7f21ad3caf6c

Kondisi Gaza di tengah perang dok.anadoluagency

NEW YORK — Dana Kependudukan PBB (UNFPA) pada Jumat (5/12/2025) melaporkan bahwa lebih dari 57 ribu rumah tangga di Jalur Gaza kini dikepalai oleh perempuan. Banyak di antaranya menghadapi kerentanan ekstrem di tengah tempat penampungan yang penuh sesak, kelaparan, dan penyakit.

“Sebagian besar keluarga masih tinggal di tempat penampungan yang penuh sesak di mana kelaparan dan penyakit mengancam setiap hari,” kata Perwakilan UNFPA di Palestina, Nestor Owomuhangi, melansir Anadolu Agency.

“Lebih dari 57 ribu rumah tangga di Gaza kini dikepalai oleh perempuan. Banyak dari mereka sangat rentan, tanpa penghasilan untuk menghidupi anak-anak mereka,” lanjutnya.

Ia juga menyoroti dampak kondisi cuaca. Dia mengatakan, hujan musim dingin dan banjir menambah penderitaan.

“Orang-orang tidak lagi meminta rumah, pendidikan, atau makanan yang layak. Mereka meminta tenda, pemanas kecil, atau lampu. Harapan mereka telah runtuh, sama hancurnya dengan bangunan yang hancur,” kata dia.

Dia juga turut mengomentari sistem kesehatan di daerah kantong tersebut. Dia mengatakan, hanya sekitar sepertiga fasilitas kesehatan yang berfungsi sebagian, dan semuanya kekurangan staf, kewalahan, dan kekurangan pasokan dasar.

Owomuhangi lmenekankan perlunya membangun kembali dan melengkapi fasilitas kesehatan yang hancur. Selain itu juga memastikan pasokan obat-obatan dan perlengkapan penting yang stabil.

Ia melaporkan, semenjak 10 Oktober, UNFPA telah menjangkau 120 ribu perempuan dan anak perempuan. Mereka memberikan layanan kesehatan reproduksi, barang-barang, dan perawatan bagi penyintas kekerasan berbasis gender.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *