16 Januari 2026

DKI Prioritaskan Penanganan Banjir Rob

0
Screenshot_20251208_152136_Instagram

Tangkapan layar banjir rob di Ancol.

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan kesiapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menghadapi ancaman banjir rob di pesisir utara Jakarta.

“Sebenarnya kami sudah mengantisipasi sejak awal dalam 10 bulan pemerintahan yang saya pimpin. Saya sudah langsung ini menjadi prioritas. Maka kenapa di Muara Angke yang tentunya kalau tidak ada antisipasi itu pasti rob-nya jauh lebih tinggi,” kata dia saat melakukan peninjauan langsung kondisi tanggul di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (7/12/2025), mengutip laman berita Pemprov DKI.

Kunjungan ini dilakukan setelah Jakarta Utara menghadapi rob tinggi yang dipicu oleh fenomena Supermoon. Pramono menegaskan, penanganan banjir rob ini menjadi prioritas utama Pemprov DKI.

Ia mengatakan, antisipasi ancaman banjir rob dilakukan di sejumlah titik, termasuk di Muara Angke, Muara Baru, Sunda Kelapa, Green Bay Pluit, RE Martadinata, Ancol, dan Cilincing–Marunda Pulo.

Pembangunan dan pemeliharaan tanggul di pesisir utara Jakarta ini melibatkan banyak pihak. Ini termasuk Kementerian PU, Pelindo, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan juga Pemprov DKI.

Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI melalui Dinas Sumber Daya Air menjadi penanggung jawab utama terhadap pembangunan dan pemeliharaan tanggul pengaman pantai. Dia mengatakan, Pemprov DKI, melakukan penanganan banjir, termasuk dengan menyiapkan pompa air.

“Karena apa pun, Pemerintah DKI Jakarta harus hadir untuk itu,” kata dia.

Selain itu, Pramono juga menekankan pentingnya penguatan sinergi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan dan pemeliharaan tanggul pengaman pantai. Penguatan koordinasi dengan berbagai pihak ini segera dilakukan.

Ia pun menekankan pentingnya melanjutkan pembangunan tanggul pantai sebagai bagian dari program jangka panjang National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Pada anggaran 2025, pekerjaan yang akan dilanjutkan meliputi Segmen Asahimas sepanjang 1,2 kilometer, Segmen Ancol Barat-Seafront sepanjang 0,8 kilometer, dan tanggul mitigasi Muara Angke sepanjang 1,1 kilometer.

“Harapan saya kalau dari 28 (kilometer) itu, 11 kilometer sekian sudah kita lakukan, masih kurang 16 koma sekian. Dan mudah-mudahan untuk tahun ini, di 2026 yang paling utama adalah di Pantai Mutiara kurang lebih 430 meter sisi timur dan 100 sisi barat,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *