Puluhan ribu Warga Malaysia terdampak Banjir
Banjir Malaysia dok.nst
KUALA LUMPUR — Sebanyak 10.922 orang terdampak banjir hingga Senin (24/11/2025) dini hari di tujuh negara bagian Malaysia. Kelantan menjadi yang terdampak paling parah.
Melansir Anadolu Agency, Negara bagian di timur laut Malaysia ini melaporkan 8.248 korban dari 3.022 keluarga pagi ini. Ini melonjak signifikan dari 7.830 korban pada malam sebelumnya.
Menurut pihak berwenang, situasi di Kelantan masih kritis dengan hujan deras yang terus berlanjut di wilayah tersebut.
Negara bagian lain juga menghadapi peningkatan banjir. Di Perlis, jumlah korban melonjak drastis menjadi 811 orang dari 243 keluarga dibandingkan dengan hanya 114 orang dari 35 keluarga pada malam sebelumnya.
Penang juga mengalami peningkatan korban banjir, mencapai 242 orang dari 57 keluarga. Sementara Perak juga melaporkan peningkatan korban. Sedangkan Kedah dan Terengganu mengalami penurunan korban banjir, yang memberikan sedikit kelegaan di tengah krisis.
Sementara itu, Selangor menjadi negara bagian terbaru yang terdampak banjir. Hal ini menambah panjang daftar wilayah yang membutuhkan respons darurat dan upaya bantuan.
Terpisah, tanah longsor setinggi 60 meter melanda kawasan perumahan di ibu kota Kuala Lumpur. Peristiwa ini memicu evakuasi 104 unit hunian.
Dilaporkan bahwa longsor tersebut merusak beberapa mobil dan sepeda motor. Namun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden tersebut.
